• walle

    Wall-E: Apa yang Bisa Dilakukan Laki-laki untuk Mendapat Wanita Canggih?

    Film animasi mini-kata tapi begitu berat dengan makna.

    Nunggu selama di perjalanan ya paling enak nonton dong, di list pelem yang ada, cuman WALL-E yang paling menarik mataku, dan tu pelem ga ada abisnya! Tetep breath-taking walo beberapa kali ku tonton. Apakah aku -seperti kata Mittens di Bolt 3D- terjangkit dog complexes?

    Hanya butuh satu hal untuk merubah dunia, "Cinta". Namun bukankah tema itu sering sekali diangkat oleh Hollywood? No! cinta yang diangkat dalam WALL-E benar-benar ngena, dalam artian beberapa temanku bisa sampe nangis melihat pelem itu, ckckck emang kadang komedi ma tragedi cuman masalah dimana kita duduk menontonnya.

    Sayangnya walaupun begitu ngena, ending di WALL-E kayaknya gak bakal teralami oleh kita-kita, coz we olwez need happy ending stories to keep the spirit of hope and to prove that our lives miserable! sucks eh~ 

    Aku suka ni film animasi mini-kata tapi begitu berat dengan makna. 

    Adalah seorang laki-laki (si WALL-E) yang terjebak rutinitas "membersihkan sampah orang laen", aku ulangi lagi..."RUTINITAS MEMBERSIHKAN SAMPAH ORANG LAEN!!!", (heheh dendam pribadi bung). Bangun pagi, berangkat kerja, pulang sore, ber-teman-kan kecoak, karatan di seluruh tubuh dan hobinya adalah mengumpulkan barang bekas. Pelipur-lara hanya sebuah film tua tahun 1969 "Hello, Dolly" yang diperankan oleh Barbra Streisand. Begitu mahalnya waktu dan teman sehingga adegan pegangan tangan di "Hello, Dolly" begitu mempesonakannya. Bloody lonley! 

    Kemudian seorang wanita canggih bernama EVE. Canggih dalam artian begitu adorable dan membuat anyone who approached her like a small-beer, insignificant! Putih mulusssss kayak tahu sutera keluar dari kukusan, dia tak menapak tanah karena begitu sempurna dan tak tergapai -bukan karena dia hantuuu-, mempunyai senjata ampuh untuk menghancurkan benda asing mencurigakan dan yang paling utama -yang paling ku suka dari seorang wanita- fokus hanya pada apa yang menjadi tugasnya, sebelum tugas itu selese, semua hal minggir dulu. What a perfect woman! 

    Di pelemnya sengaja sangat dikontraskan antara WALL-E dan EVE. Yang menyedihkan dengan yang sempurna, yang terurus dan terabaikan, kaum brahma-wati dan sudra-wan. Kita bisa merasakan kekontrasan ini tanpa banyak kata yang memaparkan dan hal ini sengaja ditimbulkan biar kita merasakan ketidakmungkinan. 

    Si laki-laki payah ingin mempersunting sang wanita sempurna, lebih masuk akal kucing kepala tujuh kalee! Tapi Hollywood selalu punya cara untuk mengatakan imposible is nothing. Pelem WALL-E mengatakan: "Berilah pengorbanan tanpa batas dan tanpa syarat, jangankan wanita super-sempurna, dunia pun akan berubah..." 

    Mulai sekarang, janganlah takut menjadi tukang sampah dan pemulung (pemulung pengetahuan, pemulung kesempatan- ngutip ucapan Truly), siapa tau ketemu cewek cantik, terus tanya de dia "dirrectiivvee...?"